Dalam dunia masak, peralatan masakan bergantung pada bahan dasarnya. Ada peralatan masak yang berbahan dasar tembaga, porselen atau keramik, teflon, stainless steel, besi tuang, kaca, sampai dengan alumunium. Kini, peralatan masak dari aluminium cukup menuai kontra karena bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Ini disebabkan karena aluminium dapat bereaksi pada masakan yang dimasak.

Anda perlu tahu kenapa aluminium dianggap memberikan dampak buruk terhadap kesehatan. Apakah hal itu hanya sebuah isu atau memang telah berdasarkan penelitian, dan Anda juga perlu tahu bagaimana mengetahui peralatan itu tidak baik digunakan. Berikut adalah penjelasan mengenai peralatan masak berbahan dasar aluminium.

Apakah peralatan masak dari aluminium baik digunakan?

Jawabannya, sebaiknya Anda menghindari penggunaan peralatan masak berbahan dasar aluminium. Namun nyatanya, peralatan masak seperti ini masih banyak digunakan oleh orang-orang. Salah satu alasan kenapa sering digunakan adalah karena kemampuannya menghantarkan panas dengan cepat dan lebih merata. Selain itu juga karena harganya murah dan mudah didapat.

Namun, dibalik keunggulannya, peralatan masak dari aluminium memang benar-benar dapat mengundang bahaya bagi kesehatan tubuh. Ini dikarenakan sifat aluminium yang muda bereaksi saat digunakan untuk memasak atau menyimpan makanan. Peralatan masak aluminium akan bereaksi pada makanan yang bersifat asam dan asin, dan ini meningkatkan potensi masuknya zat aluminium ke dalam makanan tersebut.

Saat zat aluminium larut ke dalam makanan, banyak dampak buruk yang mengintai kesehatan kita. Zat tersebut bisa larut ke dalam darah dan menumpuk pada organ tubuh dan mengandung partikel yang disebut ion; partikel ini dapat memicu penyakit Alzheimer. Berikut adalah bahaya peralatan masak aluminium bagi kesehatan:

1. Sistem saraf

Saat zat aluminium dan partikel ionnya larut ke dalam tubuh, lama kelamaan akan terus menumpuk pada organ tubuh. Hal tersebut dapat mempengaruhi sistem saraf dan memicu penyebab terjadinya penyakit Alzheimer.

Katalog Produk Mr. Kitchen

2. Merusak memori

Ion-ion pada aluminium akan terus larut saat jika digunakan untuk memasak makanan. Ion tersebut bereaksi cepat pada otak manusia dan lama-kelamaan akan menggangu fungsi otak. Kemungkinan yang sering terjadi jika tubuh terus terkontaminasi oleh ion dari aluminium adalah rusaknya memori pada otak.

3. Lesu

Kalau Anda sering menggunakan peralatan masak aluminium dan lama-kelamaan menyadari bahwa tubuh Anda sering kelelahan atau lesu, Anda mungkin sudah terpapar zat aluminium yang larut ke dalam makanan. Jika demikian, Anda lebih baik segera periksa ke dokter.

4. Osteoporosis

Zat aluminium yang masuk ke tubuh akan menghambat atau mengurangi pertumbuhan tulang dan dapat menyebabkan predisposisi yang berujung pada osteoporosis. Bisa jadi, ini adalah salah satu alasan kenapa wanita menderita kesehatan tulang pada usia muda.

5. Merusak ginjal

Terus larutnya zat aluminium pada tubuh, yang mana juga bisa beredar dalam darah, akan merusak fungsi ginjal dan juga mempengaruhi kesehatan usus besar.

6. Kanker

Banyak ahli yang meyakini bahwa salah satu dampak kesehatan dari penggunaan peralatan aluminium adalah kanker. Ini dikarenakan karena zat aluminium dapat menggangu usus besar sampai batas dimana usus besar menjadi rentan terhadap kanker.

Bagaimana jika ingin tetap menggunakan peralatan masak aluminium?

Tenang, peralatan alat masak aluminium yang patut Anda hindari adalah yang hanya menggunakan aluminium murni atau tidak dilapisi dengan bahan lainnya. Saat ini, aluminium sudah banyak digabungkan dengan bahan lainnya untuk menutupi kekurangan aluminium dan tetap dapat merasakan kelebihan dari alat masak aluminium. Jadi, Anda tidak perlu khawatir akan penyebaran panas yang tak merata.

Sebagai contoh, sudah banyak peralatan masak yang memadukan dua bahan dasar, yaitu aluminium dan stainless steel. Kelemahan aluminium yang dapat larut pada zat makanan dan dapat merubah warna masakan akan ditutupi oleh stainless steel. Bahan stainless steel sudah cukup dikenal karena tidak akan larut pada makanan atau tidak akan bereaksi pada makanan. Sehingga makanan akan aman.

Walaupun dilapisi stainless steel, aluminium tidak akan kehilangan kemampuannya dalam menghantarkan panas. Untuk peralatan dengan perpaduan ini, aluminium diletakkan di bagian bawah atau dasar dan stainless steel diletakkan di bagian permukaan. Selain itu, stainless steel juga turut menyumbang keunggulannya. Salah satunya adalah ketahanannya terhadap goresan.

Cara merawat peralatan masak aluminium

Peralatan masak aluminium membutuhkan perhatian khusus karena mudah sekali berkarat. Jangan khawatir, Anda bisa menerapkan langkah-langkah berikut untuk merawat peralatan masak aluminium Anda:

1. Cegah sisa makanan lengket dengan air mendidih dan cuka

Sisa makanan lengket bisa menyebabkan peralatan masak menjadi tidak awet. Untuk mencegahnya, Anda bisa menuangkan air mendidih setelah menggunakan perlatan tersebut. Lalu, teteskan 1-2 tetes cuka, aduk dan diamkan sekitar 10 menit. Setelah itu bilas.

2. Jangan cuci alat masak aluminium dalam keadaan panas

Aluminium sangat peka terhadap perubahan sush. Jadi, Anda jangan sampai mencucinya saat masih dalam keadaan panas.

3. Simpan di tempat bersih dan kering

Jangan simpan peralatan masak aluminium pada kondisi tempat yang lembab, pengepap, atau berdebu. Pastikan tempat penyimpanannya bersih dan kering, terdapat sirkulasi udara, dan keringkan dulu sebelum menyimpan peralatan masak aluminium tersebut supaya terhindar dari karat.

Melihat fakta-fakta tentang peralatan masak aluminium, Anda perlu cermat memilih peralatan masak. Alangkah baiknya jika Anda menghindari peralatan masak yang berbahan dasar aluminium murni karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Jika ingin menggunakan peralatan aluminium, pastikan peralatan masak tersebut dilapisi dengan bahan lain yang tidak berbahaya.